Lewati ke isi
Familio

Pasangan

"Makasih ya" vs Pujian Spesifik: Kenapa Apresiasi Rinci Punya Efek Berbeda

Ucapan terima kasih terasa lebih bermakna saat menyebut tindakan, usaha, dan artinya bagi Anda. Coba rumus apresiasi spesifik ini.

Tim Familio 5 menit baca

Suami yang baru pulang berterima kasih kepada istri yang menyajikan sayur asem
Daftar isi
  1. Mengapa rasa syukur penting dalam hubungan pasangan?
  2. Mengapa apresiasi spesifik terasa lebih kuat?
  3. Bagaimana cara memberi apresiasi spesifik kepada pasangan?
  4. Hal apa yang paling sering tidak diapresiasi?
  5. Bagaimana agar ucapan terima kasih tidak terdengar basa-basi?
  6. Tamparan kecilnya
  7. Coba sekarang di Familio

Dua suami pulang dan mendapati rumah rapi, anak sudah mandi, serta makan malam sudah siap. Suami pertama berkata, "Makasih ya, Ma," sambil membuka HP. Suami kedua berhenti sejenak dan berkata, "Makasih ya. Aku tahu hari ini Kakak rewel banget dan kamu juga ada kerjaan. Tapi rumah tetap rapi, dan kamu masih sempat masak sayur asem kesukaanku. Kamu hebat banget."

Keduanya mengucapkan terima kasih, tetapi hanya satu yang membuat istrinya merasa benar-benar dilihat. Apresiasi spesifik terasa berbeda karena menunjukkan bahwa Anda memperhatikan tindakannya, memahami usaha di baliknya, dan menyadari arti kontribusi itu bagi Anda.

Ucapan "makasih ya" tetap baik. Namun, jika Anda ingin penghargaan itu lebih membekas, gunakan rumus sederhana: Apa yang dilakukan + Usahanya + Artinya bagimu. Tiga bagian ini membantu Anda mengubah rasa terima kasih yang umum menjadi pengakuan yang sungguh terasa pribadi.

Mengapa rasa syukur penting dalam hubungan pasangan?

Sara Algoe, psikolog dari University of North Carolina, bersama rekannya meneliti 65 pasangan dalam hubungan berkomitmen. Pasangan-pasangan tersebut mencatat perasaan dan kualitas hubungan mereka setiap hari. Hasil penelitian itu dipublikasikan di jurnal Personal Relationships pada 2010.

Penelitian tersebut menemukan bahwa rasa syukur yang dirasakan satu pasangan secara konsisten memprediksi peningkatan kepuasan hubungan. Efeknya masih terasa keesokan harinya. Algoe menggambarkan rasa syukur sebagai semacam booster shot bagi hubungan romantis.

Menurut penjelasan Algoe, rasa syukur memicu serangkaian respons dalam diri orang yang merasakannya. Rasa itu juga mengubah cara seseorang memandang pasangan yang telah berbuat baik kepadanya.

Dalam penelitian lanjutannya, Algoe merumuskan teori find, remind, and bind. Rasa syukur membantu kita menemukan orang yang tepat, mengingatkan kita pada nilai hubungan yang sudah ada, lalu mengikat kita lebih erat dengan orang tersebut.

Algoe juga membedakan rasa syukur dari rasa berutang budi. Rasa berutang, seperti "aku harus membalas," dapat menjaga hubungan tetap berjalan. Namun, rasa syukur yang tulus, seperti "aku menghargai kamu," adalah hal yang benar-benar menumbuhkan hubungan.

Pasangan saling memperhatikan di tengah berbagai pekerjaan rumah yang telah diselesaikan.
Apresiasi terasa bermakna ketika tindakan, usaha, dan dampak kontribusi pasangan benar-benar diperhatikan.

Mengapa apresiasi spesifik terasa lebih kuat?

Ucapan umum memberi tahu pasangan bahwa Anda berterima kasih. Apresiasi spesifik memberi tahu pasangan mengapa Anda berterima kasih. Bedanya terletak pada perhatian yang terdengar di dalam kalimat Anda.

Ada tiga hal yang dilakukan apresiasi spesifik:

  1. Membuktikan bahwa Anda memperhatikan. Pasangan mengetahui bahwa Anda benar-benar melihat apa yang ia kerjakan, bukan sekadar mengucapkan sopan santun secara otomatis.

  2. Menghargai usaha, bukan hanya hasil. Kalimat seperti "Aku tahu hari ini berat" mengakui perjuangan di balik hasil yang terlihat.

  3. Menyentuh identitas, bukan hanya perilaku. Kalimat "Kamu sabar banget sama anak-anak" menyampaikan penghargaan terhadap siapa pasangan Anda, bukan hanya pekerjaan yang selesai.

Apresiasi yang rinci tidak harus terdengar resmi atau panjang. Anda hanya perlu menyebut hal yang sungguh Anda lihat. Gunakan bahasa sehari-hari yang memang biasa Anda pakai bersama pasangan.

Kuis: Apakah apresiasi Anda sudah spesifik?

  1. Kalimat mana yang paling jelas mengakui usaha pasangan?

    • Makasih ya
    • Aku tahu antreannya lama dan kamu harus bolak-balik tiga kali
    • Kamu memang baik
  2. Apa tiga bagian dalam rumus apresiasi spesifik?

    • Masalah, kritik, dan solusi
    • Hasil, balasan, dan hadiah
    • Apa yang dilakukan, usahanya, dan artinya bagimu
  3. Kalimat mana yang menjelaskan arti tindakan pasangan bagi Anda?

    • Aku jadi tenang, dan Ibu bisa kontrol ke dokter minggu depan
    • Kamu yang urus semua dokumen BPJS Ibu
    • Aku tahu kamu bolak-balik tiga kali

Bagaimana cara memberi apresiasi spesifik kepada pasangan?

Gunakan rumus Apa + Usahanya + Artinya bagimu. Masing-masing bagian menjawab satu pertanyaan sederhana.

1. Apa yang pasangan lakukan?

Sebut tindakannya dengan jelas. Hindari berhenti pada kalimat umum seperti "Kamu baik banget." Anda bisa berkata, "Kamu yang urus semua dokumen BPJS Ibu."

Bagian ini menunjukkan bahwa perhatian Anda tertuju pada tindakan yang nyata. Pasangan tidak perlu menebak hal mana yang sebenarnya Anda hargai.

2. Usaha apa yang ada di baliknya?

Akui waktu, tenaga, atau kesulitan yang ia hadapi. Dalam contoh yang sama, Anda dapat melanjutkan, "Aku tahu antreannya lama dan kamu harus bolak-balik tiga kali."

Pengakuan ini penting karena hasil akhir sering terlihat sederhana, sedangkan prosesnya tidak. Dengan menyebut usahanya, Anda menunjukkan bahwa perjuangan di balik pekerjaan itu juga Anda lihat.

3. Apa artinya bagi Anda?

Jelaskan dampak tindakannya terhadap Anda atau keluarga. Misalnya, "Aku jadi tenang, dan Ibu jadi bisa kontrol ke dokter minggu depan. Makasih banget."

Kini apresiasi itu lengkap. Pasangan mendengar apa yang Anda lihat, usaha apa yang Anda pahami, dan mengapa tindakannya berarti. Tiga kalimat, 20 detik, dan efeknya bisa terasa berhari-hari.

Cek diri: Latihan apresiasi spesifik malam ini

Centang bagian yang sudah ada dalam apresiasi Anda.

  • Saya menyebut tindakan pasangan dengan jelas
  • Saya mengakui usaha atau kesulitan di balik tindakan itu
  • Saya menjelaskan arti tindakannya bagi saya atau keluarga
  • Saya memakai bahasa sehari-hari yang jujur
  • Saya menyampaikan apresiasi langsung kepada pasangan

Hal apa yang paling sering tidak diapresiasi?

Ironisnya, hal yang dilakukan setiap hari justru paling mudah luput dari perhatian. Karena terus berulang, kontribusi itu dapat dianggap sudah "seharusnya" dilakukan.

Hal-hal tersebut antara lain:

  • Pasangan yang bekerja keras setiap hari untuk menafkahi keluarga.

  • Pasangan yang memasak, mencuci, dan mengurus rumah setiap hari.

  • Pasangan yang bangun tengah malam saat anak sakit.

  • Pasangan yang sabar menghadapi keluarga besar Anda.

Coba bayangkan jika semua hal itu tiba-tiba berhenti dilakukan. Anda mungkin baru menyadari betapa besar waktu, tenaga, dan perhatian yang selama ini diberikan pasangan.

Anda tidak perlu menunggu momen istimewa untuk mengatakannya. Justru rutinitas yang jarang dibicarakan dapat menjadi tempat paling dekat untuk mulai memperhatikan.

Bagaimana agar ucapan terima kasih tidak terdengar basa-basi?

Berhenti sejenak sebelum berbicara. Ingat satu tindakan pasangan hari itu, lalu cari usaha yang mungkin tidak langsung tampak. Setelah itu, katakan dampaknya bagi Anda dengan bahasa yang jujur.

Tidak semua apresiasi harus mencakup pencapaian besar. Rumah yang terurus, anak yang ditemani, pekerjaan yang dijalani, atau kesabaran menghadapi keluarga besar adalah contoh kontribusi sehari-hari yang sudah disebutkan di atas.

Yang penting, jangan mengarang atau melebih-lebihkan. Pilih satu hal yang benar-benar terjadi dan benar-benar Anda hargai. Ketulusan menjadi lebih mudah terdengar saat kalimat Anda berpijak pada sesuatu yang konkret.

Tamparan kecilnya

Anda mungkin sangat pandai menunjukkan apa yang kurang dari pasangan. Pertanyaannya: apakah Anda sama pandainya menunjukkan apa yang sudah ia berikan?

Kalau pasangan hanya mendengar suara Anda saat ada yang salah, jangan heran jika ia mulai berhenti mendengarkan. Perhatian bukan hanya soal menemukan kekurangan, tetapi juga menyadari kontribusi yang selama ini menjaga kehidupan keluarga tetap berjalan.

Coba sekarang di Familio

Selama tujuh hari, tulis satu apresiasi spesifik untuk pasangan di Jurnal setiap malam. Gunakan rumus Apa + Usahanya + Artinya bagimu, lalu sampaikan langsung kepadanya. Pada hari ketujuh, tanyakan apakah ia merasakan bedanya.

Tulis satu apresiasi spesifik untuk pasangan di Jurnal Familio malam ini. Buka Jurnal

Sumber: ScienceDaily (2010), Everyday gratitude as a booster shot for romantic relationships; Algoe (2012), Find, Remind, and Bind

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang dimaksud dengan apresiasi spesifik kepada pasangan?

Apresiasi spesifik adalah ucapan terima kasih yang menyebut tindakan pasangan, usaha di baliknya, dan arti tindakan tersebut bagi Anda. Bentuk ini membantu pasangan memahami secara jelas hal yang Anda lihat dan hargai.

Bagaimana contoh ucapan terima kasih yang spesifik untuk pasangan?

Contohnya, "Kamu yang urus semua dokumen BPJS Ibu. Aku tahu antreannya lama dan kamu harus bolak-balik tiga kali. Aku jadi tenang, dan Ibu bisa kontrol ke dokter minggu depan. Makasih banget." Kalimat itu mengikuti rumus Apa + Usahanya + Artinya bagimu.

Mengapa rasa syukur penting dalam hubungan?

Penelitian Sara Algoe dan rekannya terhadap 65 pasangan menemukan bahwa rasa syukur secara konsisten memprediksi peningkatan kepuasan hubungan. Efeknya masih terasa keesokan harinya.

Apa perbedaan rasa syukur dan rasa berutang budi?

Rasa berutang budi berpusat pada pikiran bahwa Anda harus membalas kebaikan. Rasa syukur yang tulus berpusat pada penghargaan kepada pasangan, dan menurut Algoe, rasa inilah yang benar-benar menumbuhkan hubungan.

Bagaimana membiasakan apresiasi kepada pasangan?

Selama tujuh hari, tulis satu apresiasi spesifik setiap malam dengan rumus Apa + Usahanya + Artinya bagimu. Sampaikan langsung, lalu pada hari ketujuh tanyakan apakah pasangan merasakan perbedaannya.

Baca juga