Kepala keluarga & fase hidup
Pensiun Dimulai di Usia 30: Hitungan yang Membuat Banyak Orang Tua Kaget
Pengeluaran Rp8 juta bisa menjadi Rp25,9 juta per bulan saat pensiun. Simak hitungan target dana dan dampak mahal dari menunda menabung.
Tim Familio 5 menit baca

Daftar isi
Coba jawab cepat: jika pengeluaran keluarga Anda hari ini Rp8 juta per bulan, berapa uang yang dibutuhkan setiap bulan saat pensiun 30 tahun lagi agar standar hidup tetap sama? Dengan asumsi inflasi rata-rata 4% per tahun, jawabannya sekitar Rp25,9 juta per bulan, bukan Rp8 juta atau Rp10 juta.
Inilah hitungan yang membuat banyak orang tua kaget, lalu menyadari bahwa waktu mulai sangat menentukan. Dalam contoh ini, menyiapkan dana sejak usia 30 membutuhkan sekitar Rp5,2 juta per bulan. Jika baru mulai pada usia 50, kebutuhannya melonjak menjadi sekitar Rp42,6 juta per bulan.
Bagaimana kondisi dana pensiun di Indonesia?
Data BPS 2024 yang dikutip GoodStats menunjukkan hanya sekitar 5% rumah tangga lansia yang terutama dibiayai dari dana pensiun. Sebagian besar justru dibiayai oleh anggota keluarga yang bekerja, yaitu anak-anak mereka, seperti dibahas dalam artikel 89.
Menurut OJK, peserta dana pensiun per Juli 2026 baru mencapai 30,67 juta orang, dibandingkan dengan angkatan kerja sekitar 155 juta orang. Ketua Dewan Komisioner OJK menyebut persentasenya masih sangat kecil.
Sekitar 59% pekerja Indonesia berada di sektor informal, yang hampir tidak tersentuh program pensiun. Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO menetapkan standar minimal pensiun sebesar 40% dari penghasilan terakhir.
Bahkan banyak pekerja Indonesia yang memiliki JHT dan Jaminan Pensiun BPJS belum tentu mencapai angka tersebut. Artinya sederhana sekaligus berat: jika Anda tidak menyiapkan pensiun sendiri, anak Anda yang kemungkinan harus menyiapkannya untuk Anda.
Berapa target dana pensiun yang perlu disiapkan?
Mari memakai contoh sederhana agar hitungannya mudah diikuti:
Pengeluaran keluarga hari ini: Rp8 juta per bulan.
Pensiun di usia 60.
Inflasi rata-rata: 4% per tahun.
Imbal hasil investasi rata-rata: 8% per tahun.
Dana pensiun dihitung dengan aturan 25 kali, yaitu 25 kali pengeluaran tahunan saat pensiun.
Dengan asumsi tersebut, pengeluaran Rp8 juta per bulan hari ini menjadi sekitar Rp25,9 juta per bulan dalam 30 tahun. Target dana pensiun Anda pada usia 60 adalah sekitar Rp7,8 miliar.
Angka itu mungkin terasa mustahil. Namun, beban bulanannya sangat bergantung pada usia ketika Anda mulai menabung.
Mulai menabung di usia | Lama menabung | Tabungan per bulan yang dibutuhkan |
|---|---|---|
30 tahun | 30 tahun | sekitar Rp5,2 juta |
40 tahun | 20 tahun | sekitar Rp13,2 juta |
50 tahun | 10 tahun | sekitar Rp42,6 juta |
Mulai 10 tahun lebih lambat membuat tabungan bulanan yang dibutuhkan naik sekitar 2,5 kali lipat. Jika mulai 20 tahun lebih lambat, kebutuhannya naik lebih dari 8 kali lipat. Inilah kekuatan waktu dan bunga majemuk, sekaligus harga nyata dari kata "nanti".

Jika pengeluaran keluarga Anda Rp4 juta per bulan, bagi dua semua angka pada contoh di atas. Jika pengeluarannya Rp16 juta, kalikan dua. Gunakan pengeluaran riil keluarga agar target awal Anda tidak dibangun dari tebakan.
Apakah aturan 25 kali selalu tepat?
Tidak. Aturan ini berguna sebagai patokan awal, tetapi bukan angka pasti untuk setiap keluarga. Ada beberapa catatan jujur yang perlu Anda bawa saat membaca hasil simulasi:
Aturan 25 kali berasal dari riset di Amerika tentang penarikan dana pensiun sekitar 4% per tahun. Ini patokan kasar, bukan jaminan, dan bisa berbeda untuk kondisi Indonesia.
Imbal hasil 8% per tahun tidak dijamin. Hasilnya bisa lebih tinggi atau lebih rendah, tergantung instrumen dan kondisi pasar.
JHT dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, jika Anda peserta, akan mengurangi kekurangan dana tersebut. Cek saldo Anda.
Pengeluaran saat pensiun bisa lebih rendah karena tidak ada biaya sekolah anak atau cicilan rumah sudah lunas. Namun, biaya kesehatan hampir pasti lebih tinggi.
Konsultasikan angka pasti keluarga Anda dengan perencana keuangan bersertifikat.
Jadi, jangan membaca Rp7,8 miliar sebagai janji bahwa jumlah itu pasti cukup. Perlakukan angka tersebut sebagai titik awal untuk memeriksa jarak antara kebutuhan keluarga dan dana yang sudah tersedia.
Bagaimana cara mulai menyiapkan dana pensiun?
Anda tidak harus membereskan semuanya sekaligus. Mulailah dengan lima langkah yang bisa diperiksa satu per satu.
Hitung angka Anda sendiri. Gunakan pengeluaran bulanan riil dari catatan keuangan, bukan tebakan.
Cek apa yang sudah dimiliki. Periksa saldo JHT, Jaminan Pensiun, DPLK kantor, dan investasi pribadi.
Otomatiskan setoran. Potong tabungan pensiun secara otomatis pada awal bulan, bukan dari uang yang tersisa. Ingat riset Madrian & Shea di kategori Keuangan: pendaftaran otomatis mengubah partisipasi secara drastis.
Naikkan setoran setiap kali gaji naik. Dari setiap kenaikan gaji, sisihkan separuhnya untuk dana pensiun.
Pisahkan dana pensiun dari dana lain. Jangan memakainya untuk liburan, renovasi, atau membantu saudara. Dana pensiun hanya untuk pensiun.
Langkah pertama yang paling berguna bukan mencari instrumen dengan hasil tertinggi. Langkahnya adalah mengetahui pengeluaran, memeriksa dana yang sudah ada, lalu membuat setoran rutin yang dapat dipertahankan dan dinaikkan.
Tamparan kecilnya
Orang tua kita tidak pensiun dengan tenang bukan karena mereka malas. Mereka tidak pernah diberi tahu hitungannya. Anda sudah mengetahuinya sekarang.
Pertanyaannya: apakah Anda akan menjadi generasi yang memutus rantai, atau generasi yang meneruskannya kepada anak-anak Anda?
Coba sekarang di Familio
Buka tab Uang dan lihat total pengeluaran rata-rata tiga bulan terakhir. Jadikan angka itu sebagai dasar hitungan pensiun Anda. Buat kategori tabungan "Dana Pensiun", catat setoran pertama bulan ini sekecil apa pun, lalu pasang pengingat tahunan di agenda Familio untuk menaikkan setorannya.
Sumber: GoodStats, mengutip BPS Statistik Penduduk Lanjut Usia 2024; Periskop, September 2026, Indonesia Mulai Menua, Peserta Dana Pensiun Baru 30,67 Juta Orang; OJK, Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Dana Pensiun Indonesia 2024–2028. Hitungan tabungan adalah simulasi dengan asumsi inflasi 4% dan imbal hasil 8% per tahun, bukan rekomendasi investasi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa dana pensiun yang ideal untuk keluarga?
Sebagai patokan kasar, artikel ini memakai aturan 25 kali pengeluaran tahunan saat pensiun. Untuk pengeluaran hari ini Rp8 juta per bulan, inflasi 4%, dan masa 30 tahun, target simulasinya sekitar Rp7,8 miliar.
Mengapa dana pensiun sebaiknya mulai disiapkan sejak usia 30?
Waktu memberi ruang lebih panjang bagi setoran dan bunga majemuk untuk bekerja. Dalam simulasi artikel, mulai usia 30 membutuhkan sekitar Rp5,2 juta per bulan, sedangkan mulai usia 50 membutuhkan sekitar Rp42,6 juta.
Apakah aturan 25 kali menjamin dana pensiun akan cukup?
Tidak. Aturan 25 kali berasal dari riset di Amerika tentang penarikan dana sekitar 4% per tahun dan hanya menjadi patokan kasar. Kondisi Indonesia, hasil investasi, pengeluaran, dan kebutuhan kesehatan dapat membuat kebutuhan setiap keluarga berbeda.
Apakah JHT dan Jaminan Pensiun BPJS sudah cukup untuk pensiun?
Belum tentu. JHT dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan dapat mengurangi kekurangan dana, tetapi Anda tetap perlu memeriksa saldo dan membandingkannya dengan kebutuhan keluarga saat pensiun.
Apa langkah pertama untuk mulai menabung dana pensiun?
Catat pengeluaran bulanan riil, lalu periksa saldo JHT, Jaminan Pensiun, DPLK kantor, dan investasi pribadi. Setelah itu, buat setoran otomatis pada awal bulan dan naikkan setiap kali penghasilan bertambah.