Lewati ke isi
Familio

Pengasuhan

Bosan Itu Sehat: Kenapa Anak Butuh Waktu Kosong Tanpa Jadwal

Bosan bukan alarm darurat. Waktu kosong membantu anak berkreasi, berefleksi, dan belajar menghibur dirinya sendiri.

Tim Familio 5 menit baca

Dua anak bermain membuat rumah-rumahan dari kardus dan sarung di lantai ruang tengah pada sore hari
Daftar isi
  1. Mengapa manusia sulit sendirian dengan pikirannya?
  2. Apakah bosan bisa membuat anak lebih kreatif?
  3. Apa yang hilang jika anak tidak pernah bosan?
  4. Jadwal anak padat, apakah semuanya benar-benar perlu?
  5. Bagaimana cara memberi anak ruang untuk bosan?
  6. Tamparan kecilnya
  7. Coba sekarang di Familio

"Ma, aku bosan."

Bagi banyak orang tua, dua kata itu terdengar seperti alarm darurat. Padahal, bosan bukan keadaan yang harus segera diperbaiki. Waktu tanpa jadwal memberi anak kesempatan untuk menghibur diri, berkhayal, berefleksi, dan menciptakan sesuatu tanpa terus menerima rangsangan dari luar.

Refleks kita mungkin menyalakan TV, memberikan HP, mendaftarkan les tambahan, atau mencari aktivitas edukatif di internet. Kita khawatir kebosanan berarti anak kurang mendapat stimulasi. Namun, bagaimana jika bosan justru menjadi salah satu pengalaman yang dibutuhkan anak Anda?

Mengapa manusia sulit sendirian dengan pikirannya?

Pada 2014, Timothy Wilson dan tim dari University of Virginia menerbitkan eksperimen di jurnal Science. Peserta dewasa diminta duduk sendirian di ruangan kosong selama 6–15 menit, tanpa HP dan tanpa buku. Mereka hanya ditemani pikirannya sendiri.

Di ruangan itu tersedia satu tombol yang dapat memberikan sengatan listrik ringan ke tubuh mereka. Sebelumnya, para peserta sudah merasakan sengatan tersebut dan mengaku bersedia membayar agar tidak disetrum lagi.

Hasilnya mengejutkan. Dalam salah satu studinya, sekitar dua pertiga peserta laki-laki dan seperempat peserta perempuan memilih menyetrum diri sendiri daripada hanya duduk diam bersama pikirannya.

Itu terjadi pada orang dewasa. Sekarang bayangkan generasi anak yang sejak bayi hampir tidak pernah dibiarkan bosan barang semenit pun. Setiap jeda segera diisi oleh layar, kegiatan, atau hiburan yang disiapkan orang lain.

Apakah bosan bisa membuat anak lebih kreatif?

Riset menunjukkan bahwa bosan dapat menjadi pintu menuju kreativitas. Sandi Mann dan Rebekah Cadman dari University of Central Lancashire melakukan eksperimen pada 2014. Sebagian peserta diminta menjalankan tugas yang sangat membosankan, seperti menyalin nomor-nomor telepon dari buku telepon.

Sesudahnya, peserta diminta memikirkan sebanyak mungkin kegunaan untuk sebuah gelas plastik. Peserta yang baru saja merasa bosan menghasilkan lebih banyak ide dan ide yang lebih kreatif dibandingkan kelompok yang tidak diberi tugas membosankan.

Ketika otak tidak menerima rangsangan dari luar, ia mulai mencari rangsangan dari dalam. Anak dapat berkhayal, membuat rencana, menemukan permainan baru, atau mengubah benda sederhana menjadi bagian dari dunianya sendiri.

Anak mengubah kardus dan kain menjadi dunia permainan saat orang tua memberinya ruang.
Ketika hiburan tidak langsung tersedia, benda sederhana dapat menjadi bahan bagi imajinasi anak.

Kuis: Apa yang Anda tahu tentang manfaat bosan?

  1. Apa yang terjadi ketika otak tidak mendapat rangsangan dari luar?

    • Otak berhenti mencari kegiatan
    • Otak mencari rangsangan dari dalam
    • Anak selalu membutuhkan arahan
  2. Apa hasil eksperimen Mann dan Cadman pada 2014?

    • Semua peserta menolak tugas membosankan
    • Kelompok tanpa tugas menghasilkan lebih banyak ide
    • Peserta yang merasa bosan menghasilkan lebih banyak ide kreatif
  3. Apa respons yang disarankan ketika anak berkata bosan?

    • Tanggapi dengan tenang dan beri waktu untuk mencari kegiatan sendiri
    • Segera berikan HP
    • Langsung tambahkan jadwal les

Apa yang hilang jika anak tidak pernah bosan?

Kebosanan memang terasa tidak nyaman. Namun, jika setiap rasa itu langsung dihapus, anak kehilangan kesempatan melatih beberapa kemampuan penting.

  • Kemampuan menghibur diri sendiri. Anak yang selalu dihibur tidak belajar mencari kesenangannya sendiri.

  • Kreativitas. Permainan terbaik anak-anak sering lahir dari kardus bekas, sarung, dan waktu kosong.

  • Kemampuan menoleransi rasa tidak nyaman. Bosan adalah rasa tidak nyaman kecil. Anak yang terbiasa menghadapinya lebih siap menghadapi ketidaknyamanan yang lebih besar di kemudian hari.

  • Refleksi. Waktu kosong memberi anak kesempatan memproses pengalaman, perasaan, dan pikirannya.

Memberi ruang untuk bosan bukan berarti mengabaikan anak. Orang tua tetap hadir dan memastikan lingkungan aman, tetapi tidak harus menentukan cara setiap menit digunakan.

Jadwal anak padat, apakah semuanya benar-benar perlu?

Banyak anak Indonesia hari ini memiliki jadwal yang lebih padat daripada orang tuanya. Ada sekolah sampai sore, les matematika, les bahasa Inggris, les musik, les renang, mengaji, lalu masih ada PR. Setiap slot waktu diisi dengan niat baik.

Namun, orang tua perlu berhenti sejenak dan bertanya dengan jujur: apakah semua kegiatan itu benar-benar menjadi kebutuhan anak, atau sebagian digunakan untuk menenangkan kecemasan kita agar anak tidak tertinggal?

Keluarga memilih antara jalur kegiatan padat dan ruang terbuka untuk bermain bebas.
Jadwal yang baik tetap menyisakan jeda agar anak dapat menentukan sendiri cara memakai waktunya.

Jadwal tidak harus dikosongkan seluruhnya. Anak tetap dapat mengikuti kegiatan yang dibutuhkan dan disukainya. Yang perlu dijaga adalah adanya jeda ketika anak tidak menerima perintah, target, atau hiburan yang sudah jadi.

Bagaimana cara memberi anak ruang untuk bosan?

Sisakan waktu yang benar-benar kosong

Sediakan minimal satu sore pada hari kerja dan setengah hari pada akhir pekan tanpa agenda apa pun. Waktu kosong berarti anak tidak harus mengikuti les, mengerjakan proyek yang dipilih orang tua, atau menjalani aktivitas edukatif yang sudah diarahkan.

Jangan langsung menyelamatkan anak dari bosan

Saat anak berkata, "Aku bosan," Anda dapat menjawab dengan tenang, "Oh, bosan ya. Nanti pasti ketemu sesuatu yang seru." Setelah itu, beri ia kesempatan mencari sendiri apa yang ingin dilakukan.

Mungkin anak akan mengeluh lagi sebelum mulai bermain. Rasa tidak nyaman kecil itu adalah bagian dari proses. Anda tidak perlu buru-buru menawarkan daftar kegiatan.

Sediakan bahan terbuka

Kardus, kertas, krayon, lego, kain, atau alat masak mainan dapat menjadi apa saja dalam permainan anak. Berbeda dari hiburan jadi, bahan-bahan ini meminta anak menentukan sendiri cara memakainya.

Tidak perlu mengarahkan kardus harus menjadi rumah atau kain harus menjadi jubah. Biarkan ide datang dari anak, termasuk ketika hasilnya tidak rapi atau permainannya cepat berubah.

Jangan jadikan layar sebagai jawaban otomatis

Layar adalah cara tercepat menghapus kebosanan. Karena itu, layar juga menjadi cara tercepat menghapus kesempatan anak untuk menemukan hiburannya sendiri.

Ini bukan berarti setiap penggunaan layar harus dihilangkan. Fokusnya adalah tidak otomatis memberikan HP atau menyalakan TV setiap kali anak mengucapkan kata "bosan".

Beri contoh melalui kebiasaan Anda

Biarkan anak melihat bahwa Anda juga bisa duduk tenang, melamun, atau membaca tanpa terus-menerus membuka HP. Anak belajar bukan hanya dari aturan, tetapi juga dari cara orang dewasa menghadapi jeda.

Cek diri: Apakah jadwal anak sudah punya ruang kosong?

Centang hal yang sudah Anda lakukan untuk memberi anak kesempatan menghadapi bosan.

  • Menyisakan minimal satu sore di hari kerja tanpa agenda
  • Menyisakan setengah hari di akhir pekan tanpa agenda
  • Tidak langsung menawarkan HP atau TV ketika anak bosan
  • Menyediakan kardus, kertas, krayon, lego, kain, atau alat masak mainan
  • Membiarkan anak menentukan sendiri cara memakai bahan bermain
  • Memberi contoh duduk tenang, melamun, atau membaca tanpa terus membuka HP

Tamparan kecilnya

Anda tidak wajib menjadi panitia hiburan 24 jam untuk anak Anda. Kadang, hadiah terbaik yang dapat Anda berikan adalah sore yang kosong dan kepercayaan bahwa ia mampu mengisinya sendiri.

Coba sekarang di Familio

Buka kalender keluarga Familio dan lihat jadwal anak minggu ini. Hitung berapa jam yang benar-benar kosong. Jika hampir tidak ada, hapus atau tunda satu kegiatan, lalu tandai slot tersebut sebagai "waktu bebas". Setelahnya, catat di Jurnal apa yang anak Anda ciptakan selama waktu kosong itu.

Kosongkan satu slot di kalender keluarga sebagai waktu bebas anak minggu ini. Buka Agenda

Rujukan: Wilson et al. (2014), "Just think: The challenges of the disengaged mind", Science; Mann & Cadman (2014), "Does Being Bored Make Us More Creative?", Creativity Research Journal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah bosan baik untuk anak?

Bosan dapat memberi anak kesempatan untuk menghibur diri, berkhayal, berefleksi, dan menemukan permainan baru. Riset Sandi Mann dan Rebekah Cadman pada 2014 juga menemukan bahwa peserta yang lebih dahulu menjalani tugas membosankan menghasilkan lebih banyak ide kreatif.

Apa yang harus dilakukan saat anak berkata bosan?

Tanggapi dengan tenang dan jangan langsung menawarkan HP, TV, atau daftar kegiatan. Anda dapat berkata, "Oh, bosan ya. Nanti pasti ketemu sesuatu yang seru," lalu memberi anak kesempatan menentukan kegiatannya sendiri.

Berapa banyak waktu kosong yang perlu diberikan kepada anak?

Anda dapat menyisakan minimal satu sore pada hari kerja dan setengah hari pada akhir pekan tanpa agenda apa pun. Waktu tersebut sebaiknya tidak diubah menjadi aktivitas edukatif lain yang diarahkan orang tua.

Apa saja benda yang bisa disediakan saat anak bosan?

Sediakan bahan terbuka seperti kardus, kertas, krayon, lego, kain, atau alat masak mainan. Benda-benda tersebut dapat digunakan dengan banyak cara sehingga anak perlu membangun ide permainannya sendiri.

Mengapa layar sebaiknya tidak selalu diberikan saat anak bosan?

Layar cepat menghapus rasa bosan, tetapi juga menghilangkan kesempatan anak mencari hiburan sendiri. Tujuannya bukan menghapus seluruh penggunaan layar, melainkan tidak menjadikannya jawaban otomatis setiap kali anak bosan.

Baca juga